Dalam Rangka Khol K.G.P.A.A. Mangkoenagoro I kaping-237, K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X Menandatangani Prasasti Monumen Taman Raden Mas Said

Dalam Rangka Khol K.G.P.A.A. Mangkoenagoro I kaping-237, K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X Menandatangani Prasasti Monumen Taman Raden Mas Said

Sabtu (6/12), Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (K.G.P.A.A.) Mangkoenagoro X menandatangani prasasti Monumen Taman Raden Mas Said di Dusun Nglaroh, Desa Pule, Kecamatan Selogiri, Kabupaten, Wonogiri.

Peresmian prasasti ini bertepatan dengan Haul ke-237 Mangkunegara I, menjadi momentum untuk mengenang sekaligus juga meneladani kepemimpinan K.G.P.A.A. Mangkoenagoro I. Kedatangan Mangkunegaran ke dusun Nglaroh, disambut dengan tari Rubiyah. Bupati dan jajaran pemerintah daerah Kabupaten Wonogiri juga mendampingi selama acara berlangsung.


G.R.Aj. Ancillasura Marina Sudjiwo turut hadir dalam Penandatangan Prasasti Monumen Taman Raden Mas Said, bersama perwakilan pengageng kawedanan, abdi dalem sepuh dan abdi muda Mangkunegaran. Kawedanan Panti Budaya Mangkunegaran juga berpartisipasi dengan menampilkan kesenian Tari Umbul Donga, sebagai permohonan doa dan kesejahteraan.

Pemilihan Desa Nglaroh sebagai lokasi penandatanganan prasasti didasarkan pada sejarahnya sebagai pusat awal pergerakan Raden Mas Said, yang kemudian menjadi K.G.P.A.A. Mangkoenagoro I. Tempat ini mengingatkan bahwa perjuangan besar berakar dari tekad kuat dan keberanian mengambil langkah awal.


Momen penandatangan prasasti ini juga menjadi sebuah perkenalan bagi K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X dengan warga Kabupaten Wonogiri. Mangkunegaran bertekad untuk memberikan kontribusi yang lebih baik melalui dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Wonogiri serta penguatan kerja sama dan solidaritas bagi kepentingan masyarakat.


“Semoga pengingat ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus bekerja lebih keras. Saya yakin kita berkumpul di sini dengan tujuan yang sama, tujuan yang baik. Bahwa Mangkunegaran dapat turut membantu dan mendukung Pemerintah Kabupaten Wonogiri juga. Harapannya, kerja sama ini membawa kebaikan dan kebermanfaatan nyata bagi seluruh masyarakat Wonogiri.” jelas K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X dalam sambutannya.


“Perjuangan Raden Mas Said di Kabupaten Wonogiri merupakan momentum heroik. Momentum bersejarah yang harus diketahui segenap generasi penerus, dilaksanakan sebaik-baiknya dan menjadi berkah dalam menjaga semangat perjuangan, persatuan, maupun kesatuan.” jelas Bupati Wonogiri Setyo Sukarno dalam sambutannya.

Setelah penandatangan, K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X beserta rombongan meninjau lokasi Prasasti Monumen Taman Raden Mas Said di Dusun Donoharjo, Desa Wuryorejo, Kabupaten Wonogiri. Harapannya, kehadiran Taman Raden Mas Said menjadi pengingat nilai perjuangan K.G.P.A.A. Mangkoenagoro I dalam kegigihan, kebijaksanaan, dan pengabdian kepada masyarakat dan juga dapat mempererat ikatan persaudaraan antara Mangkunegaran dan masyarakat Wonogiri


Lainnya yang serupa