Mangkunegaran Sambut HUT ke-60 Kevikepan Surakarta, Rawat Persaudaraan dalam Keberagaman

Mangkunegaran Sambut HUT ke-60 Kevikepan Surakarta,  Rawat Persaudaraan dalam Keberagaman

Rabu (07/10), Mangkunegaran menyambut kedatangan umat Katolik dalam perayaan Hari Ulang Tahun ke-60 Kevikepan Surakarta yang diadakan di Pura Mangkunegaran. Perayaan syukur umat Katolik se-Surakarta ini mempertemukan semangat pelayanan kepada sesama dengan keterbukaan ruang kebudayaan bagi seluruh masyarakat.


K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X menyampaikan bahwa keterbukaan kepada masyarakat sudah menjadi bagian dari peran Mangkunegaran sebagai institusi kebudayaan.

“Merawat kebudayaan juga berarti merawat persaudaraan dalam keberagaman. Kami menyambut keluarga besar Kevikepan Surakarta dengan hangat dan ingin agar masyarakat dari beragam latar belakang merasa diterima dan dihargai di Mangkunegaran. Kerukunan tumbuh ketika kita memberi ruang bagi sesama, menghormati keyakinannya, dan menjaga hubungan baik dalam kehidupan sehari-hari,” ucap K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X.


PMN008144.png


Dengan mengangkat tema “Nyawiji, Mawutuh, Andum Berkah”, perayaan HUT ke-60 Kevikepan Surakarta dibuka dengan Misa Syukur di Pendapa Ageng yang dipimpin oleh Uskup Agung Semarang, Mgr. Robertus Rubiyatmoko, dan ditutup dengan panggung perayaan berupa konser teatrikal “Kawula Satuhu” di Pamedan Mangkunegaran. Kehadiran panggung seni dalam perayaan ini memberi ruang bagi umat untuk mengekspresikan sukacita melalui talenta seni dalam nafas kebudayaan.


Melalui sambutan terhadap perayaan ini, Mangkunegaran turut memberi ruang bagi tumbuhnya semangat untuk bersatu, saling melengkapi, dan berbagi kebaikan dengan beragam komunitas. Kehangatan sebagai tuan rumah menjadi bagian dari kontribusi Mangkunegaran dalam merawat kehidupan masyarakat Solo yang rukun, tempat perbedaan dihargai dan persaudaraan terus tumbuh.


Lainnya yang serupa