Memperingati Hari Berdiri ke-268, Mangkunegaran Membagikan Tiga Ribu Nasi Berkat dalam Acara Sumunar Mangkunegaran

Senin (17/3), Mangkunegaran memperingati hari berdirinya ke-268 dengan menggelar Sumunar Mangkunegaran di Pura Mangkunegaran, Surakarta, sebagai salah satu rangkaian acara Adeging Mangkunegaran ke-268 pada 17 Maret - 20 April 2025.
Sumunar Mangkunegaran di tahun ini menghadirkan tiga rangkaian acara utama yaitu pembagian tiga ribu nasi berkat, live cooking Nasi Goreng oleh Chef Arnold, dan dimulainya Pameran Kontemporer Adeging Mangkunegaran ke-268 “Atita Atiki” di Loket Pariwisata Pura Mangkunegaran yang berlangsung hingga 20 April 2025.
Sebelum membagikan tiga ribu nasi berkat, Wilujengan Ageng digelar di Pendhapa Ageng, Pura Mangkunegaran, untuk meminta keberkahan atas nasi berkat yang akan dibagikan kepada masyarakat. Prosesi Wilujengan Ageng diikuti langsung oleh Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (K.G.P.A.A.) Mangkoenagoro X, tamu undangan, serta para abdi dalem Mangkunegaran.

Pembagian nasi berkat dimulai dengan simbolis pemberian nasi berkat secara langsung oleh K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X di Pamedan Mangkunegaran kepada perwakilan masyarakat dari sembilan kelurahan di sekitar Pura Mangkunegaran yang telah menerima kupon pembagian nasi berkat. Adapun sembilan kelurahan yang mendapatkan kupon pembagian nasi berkat di antaranya; Kestalan, Gilingan, Setabelan, Keprabon, Timuran, Ketelan, Punggawan, Mangkubumen, dan Manahan.
Pemberian nasi berkat kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk Mangkunegaran memberikan manfaat bagi masyarakat. “Esensinya bagi kami, bagaimana Mangkunegaran bisa semakin dekat dan semoga membawa berkah dan manfaat masyarakat luas, masyarakat Kota Solo, dan sekitarnya,” ujar K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X dalam jumpa media setelah acara.
Selain pembagian nasi berkat, seribu porsi nasi goreng dari dapur rasa dan seribu es teh nusantara juga dibagikan kepada masyarakat luas yang hadir di Pamedan Mangkunegaran. Nasi goreng yang dibagikan berasal dari live cooking Chef Arnold di Pamedan Mangkunegaran.
"Kami sudah mulai masak sejak pukul 15.30 WIB. Kami siapkan lebih dari 1.000 porsi, bahkan ada spare 200-300 porsi tambahan, tapi tetap habis semua," ungkap Chef Arnold.

Sumunar Mangkunegaran menjadi peringatan hari berdirinya Mangkunegaran yang diwarnai dengan suasana Ramadan. Sumunar, yang berarti berkilauan atau bersinar, mencerminkan bagaimana tradisi Mangkunegaran terus hidup, menyala, dan memberi arah bagi masa kini serta masa depan.
Dalam Sumunar Mangkunegaran, K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X berharap agar visi ini semoga bisa terwujud dari tahun ke tahun. “Mohon doa dan dukungannya selalu dari masyarakat, teman-teman semua, agar kami bisa lebih aktif, lebih hidup, membawa banyak manfaat untuk masyarakat semua,” jelas K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X.
Perayaan Adeging Mangkunegaran ke-268 tidak hanya berhenti di Sumunar Mangkunegaran. Di bulan April mendatang, MNFest Adeging Mangkunegaran, Mangkunegaran Run, Laras Hati Mangkunegaran, dan Royal Dinner Adeging Mangkunegaran akan hadir memeriahkan perayaan hari berdirinya Mangkunegaran ke-268.